English Bahasa Indonesia

FLASH 2018 : Persembahan dari FBS untuk Unika

20180413_104431[1]

Tepatnya di edisi hari Jumat (13/04/18), adalah hari yang dinanti-nantikan juga hari yang bersejarah bagi Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Unika Soegijapranata. Tiga orang kandidat terpilih:

1. Anita Angelina Wibowo (English Literature)

2. Yelina Ivone Chandra (Englishpreneurship)

3. Michelle Joe Fransisca Hadinata (Englishpreneurship)

Mereka inilah yang akan memaparkan ide dan gagasan mereka dalam acara FLASH 2018 yang diselenggarakan oleh Senat Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni Unika Soegijapranata di Teater Thomas Aquinas (13/04/18), dua kandidat terbaik nantinya akan diusung menuju ajang bergengsi Student of The Year (SOTY) tingkat Universitas. Atas undangan kehormatan dari keluarga besar Senat Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni, hadirlah tiga dewan juri untuk memberikan penilaian, juga memberikan saran dan dukungan penuh bagi ketiga kandidat, sesuai dengan disiplin ilmunya, Antonius Suratno, Ph.D, Dr. Henny Hartono, S.S.,MP.d., Drs. Y.E. Budiyana, M.A

Kenny Irene Elisabeth Sely atau yang akrab dipanggil Irene selaku ketua pelaksana FLASH 2018 ini dalam sambutannya, bahwa siapapun yang menjadi calon kandidat pada acara FLASH tidak ada kata “kalah”, tetapi yang ada hanyalah win or learn. Ia pun berharap besar terhadap semua mahasiswa terlebih lagi pada mahasiswa angkatan 2017 agar kelak berminat menjadi kandidat pada acara FLASH berikutnya sebagai perwakilan dari Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Katolik Soegijapranata.

Challenge My Self

Diakhir Pemaparan ide dan gagasan oleh ketiga kandidat, terpilih Anita Angelina Wibawa (English Literature) sebagai Juara 1, diikuti oleh Yelina Ivone Chandra (Englishpreneurship) sebagai Juara 2, dan Michelle Joe Fransisca Hadinata (Englishpreneurship) sebagai Juara 3. “Saya sendiri itu ingin explore how far can I go, jadi maksudnya saya menguji diri saya, I challenge my self gitu lho. It’s not a small thing, but it’s a big thing. Dan aku mau deal with it. Even though banyak banget hambatannya. Memang saya pribadi mungkin itu belum begitu totalitas banget sih, cuma aku tetap encourage my self”, tuturnya pada saat diwawancara mengenai motivasinya menjadi kandidat FLASH 2018.

Bahkan ia pun sama sekali tidak berpikiran bahwa ia akan menang dalam kompetisi ini. “Kok kayanya sulit ya, soale yang lain juga bagus-bagus. Aku merasa belum maksimal. Ya tapi seneng dikasi kesempatan untuk naik level gitu dan berarti kan ide saya ditampung”, tambahnya saat diwawancarai.

“Kalau saya pribadi, challenge yourself. Karena hidup itu penuh tantangan dan kamu harus mencoba itu. Kalo kamu gak menantang dirimu, kamu gak hidup”, tandasnya saat diakhir wawancara mengenai apa harapannya untuk para calon kandidat FLASH yang selanjutnya. (red/joy)