English Bahasa Indonesia

SEMINAR LAW SOCIOPRENEUR 2019: “Profesi Hukum: Profit atau Penegakan Keadilan”

1566559559214

(21/08/2019) Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum menyelenggarakan kegiatan rutin tahunan Seminar Law Sociopreneur yang merupakan pembuka kegiatan perkuliahan di Program Studi Ilmu Hukum.

Law Sociopreneur kali ini mengangkat tema “Profesi Hukum: Profit atau Penegakan Keadilan”. Tema ini diangkat untuk memberikan pencerahan kepada Mahasiswa bahwa  Profesi  Hukum merupakan Profesi yang mulia, oleh karena itu integritas dan sikap profesional saat menggeluti profesi hukum sangat diperlukan.

Hadir sebagai Narasumber Seminar ini: Ewit Soetriadi, S.H., M.H. (Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Jawa Tengah), beliau membahas tentang Profesionalisme Hakim dalam Penegakan Hukum.

1566559545734Pembicara Narasumber kedua adalah Ariyawan Agustiartono, S.H., M.H. (Alumni Prodi Ilmu Hukum, sekarang bertugas sebagai Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi RI), pada kesempatan ini beliau menjelaskan bahwa profesi hukum akan menjadi salah satu profesi yang menjanjikan kesuksesan. Karena menurut beliau, tidak ada permasalahan yang tidak berkaitan dengan hukum, baik dalam pemerintahan atau dunia bisnis, baik perkara pidana maupun perdata, semua akan melibatkan aspek legal. Sehingga, profesi hukum ini adalah profesi yang menjanjikan di masa depan.

1566559548560Sedangkan Dr. Hotma P.D. Sitompoel, S.H., M.Hum. (Pengacara, dan Pendiri LBH Mawar Saron) sebagai Narasumber Ketiga memberikan materi terkait Profesi Advokat dalam Dunia Hukum. Pada kesempatan ini Bp. Hotma Sitompoel menegaskan bahwa menggeluti sebuah pekerjaan itu hendaknya tidak sekadar hanya bertanggungjawab secara profesional. Akan tetapi, juga harus bertanggungjawab kepada Tuhan, bila ingin menyenangkan Tuhan, maka hati nurani harus dijaga.

Tak lupa dalam Law Sociopreneur ada Narasumber Internal yaitu P. Donny Danardono, S.H., Mag.Hum. (Dosen Prodi Ilmu Hukum) yang membahas mengenai Wacana Kuasa atau Keadilan. Pada kesempatan ini beliau mengajak Peserta untuk menjadikan hukum sejajar dengan ilmu lain agar hukum dapat ditegakkan.