English Bahasa Indonesia

Berita Program Profesi Insinyur Unika Soegijapranata

ppi berita

SEMARANG – Setelah mengantongi izin pengelolaan Program Studi (Prodi) Program Profesi Insinyur (PPI) per 18 Oktober 2019 dari Kemristek Dikti, Unika Soegijapranata Rabu (1/4), meluncurkan prodi baru itu masuk di Fakultas Teknik.

Peluncuran dilakukan Ketua Prodi PPI, Ir Widija Suseno W MT IPU bersama tenaga pendidik FT Unika Soegijapranata, di ruang pertemuan Gedung Henricus Constance lantai 6 kampus tersebut. Widija Suseno mengatakan, ini menjadi momen diawalinya kegiatan penerimaan mahasiswa baru Program PPI Unika Soegijapranata, mulai Kamis (2/4). ”Sementara pendaftaran akan dilakukan secara online untuk mempermudah calon mahasiswa yang masih bekerja dan tidak sempat datang ke Unika,” katanya.

PPI Unika Soegijapranata adalah program ke-29 dari 40 perguruan tinggi di Indonesia yang dimandatkan oleh Kemristek Dikti. Sementara di Semarang baru ada dua perguruan tinggi yang melaksanakan PPI, yaitu Universitas Diponegoro dan Unika Soegijapranata.

PPI Unika Soegijapranata juga banyak didukung oleh Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Jawa Tengah, termasuk sistem pembelajaran yang berbasis kurikulum Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) PPI Unika masuk grade tujuh.

”PPI Unika nantinya akan menggunakan dua jalur, yaitu jalur RPL(Rekognisi Pembelajaran Lampau) dan jalur reguler. Dengan jalur RPL, maka calon mahasiswa yang sudah bekerja dan memiliki pengalaman lebih dari dua tahun, cukup menyampaikan portofolio di bidang keinsinyuran, sehingga dosen akan menilai dan melihat apakah kegiatan-kegiatan yang sudah pernah dilakukan itu bisa dimasukkan ke dalam jalur RPL atau reguler,” papar Widija Suseno.

Masa studi prodi PPI adalah satu tahun atau dua semester, yaitu semester I mengikuti perkuliahan 12 SKS dan semester II, mahasiswa banyak mengikuti praktik keinsinyuran senilai 12 SKS juga. Total ada 24 SKS untuk bisa menyelesaikan Prodi PPI. ”Sertifikat profesi ada tiga tingkatan tergantung pada score yang didapatkan, yaitu Insinyur Profesional Pratama (IPP) score di bawah 600. Kemudian Insinyur Profesional Madya (IPM) score minimal 3000, dan yang terakhir adalah Insinyur Profesional Utama (IPU) score minimal 6000,” ungkapnya.