English Bahasa Indonesia

Mata Kuliah

Sejak tiga tahun terakhir, Fakultas Psikologi melakukan pengembangan dan melakukan kerjasama dengan Graduate Program in Counseling Phsycology, Trinity Western University, Canada yang memprioritaskan pada training terapi dan konseling serta pengembangan dalam bentuk program-program magang bidang Psikologi Pendidikan dan Psikologi Industri Organisasi. Kegiatan ini merupakan pengembangan lebih lanjut dari Psikologi kesehatan yang mempunyai bentuk kerjasama dengan University Gent, Belgia. Hal ini menunjukkan bahwa Fakultas Psikologi memiliki perhatian yang luas terhadap kebutuhan-kebutuhan masyarakat terkini dan dalam menjawab tuntutan jaman.

Untuk pengembangan, Fakultas Psikologi membentuk bagian-bagiannya, antara lain:

  1. Bagian Psikologi Klinis.
  2. Bagian Psikologi Perkembangan
  3. Bagian Psikologi Pendidikan
  4. Bagian Psikologi Sosial
  5. Bagian Psikologi Industri & Organisasi
  6. Bagian Psikologi Kesehatan
  7. Bagian Psikologi Umum & Eksperimen

Kurikulum

Dunia kerja yang semakin berkembang menuntut setiap alumni perguruan tinggi untuk siap bekerja. Seberapa banyak alumni yang diserap ke lapangan kerja dan berkarya di masyarakat menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan sebuah perguruan tinggi.  Seorang sarjana baru idealnya tidak hanya sekedar memahami ilmu, namun juga diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu dan ketrampilan yang telah dikuasai selama kuliah. Sebagai konsekuensinya, maka kurikulum di perguruan tinggi pun dituntut berubah seturut kemajuan jaman. Perguruan tinggi harus membekali mahasiswa dengan kompetensi yang dibutuhkan karena ini merupakan upaya untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Itulah kenapa kurikulum merupakan sesuatu yang sangat penting dalam lembaga pendidikan.

KBK atau Kurikulum Berbasis Kompetensi merupakan kurikulum yang disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat dan perguruan tinggi. Berdasarkan tracer study, alumni Fakultas Psikologi Universitas Katolik Soegijapranata diketahui banyak berperan di masyarakat melalui beragam karya yang kemudian dirumuskan menjadi tujuh peran representatif, yaitu  :   konselor psikologis, psikoterapis, pendidik, peneliti, pelatih/trainer, bekerja di bidang Human Resources Development, dan sebagai  social-worker pemberdaya masyarakat. Pada setiap peran di atas diperlukan sejumlah kemampuan, baik  hard skills maupun soft skills. Di dalam KBK, proses pembelajaran dilakukan untuk  meraih kemampuan yang diperlukan untuk mendukung peran-peran tersebut ketika lulus dan bekerja di tengah masyarakat. Fakultas Psikologi Universitas Katolik Soegijapranata menerapkan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) mulai tahun akademik 2012/2013.

STRUKTUR KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI (KLIK DISINI)