English Bahasa Indonesia

PROGRAM STUDI RIL (REKAYASA INFRASTRUKTUR DAN LINGKUNGAN)

 

“ENGINEERING FOR THE FUTURE SMART ECO-CITY”

ENGINEERING FOR THE FUTURE SMART ECO-CITY (RIL)
https://asset.kompas.com/crop/0x0:780×390/780×390/data/photo/2014/11/13/1211190kota-pintar780x390.jpg

 


SEJARAH SINGKAT

Indonesia tengah giat melaksanakan pembangunan untuk kesejahteraan bangsa dan pembangunan infrastruktur menjadi salah satu prioritas dalam RPJMN 2015-2019 (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) dan RPJPN 2005-2025 (Rencana Pembangunan Jangka Panjang). Pembangunan infrastruktur Indonesia merupakan bagian dari “Tujuan Pembangunan Berkelanjutan” (Sustainable Development Goals) yang akan dicapai pada tahun 2030. Pembangunan berkelanjutan menjadi salah satu alasan bertumbuhnya kota-kota dunia seperti yang disampaikan dalam Kuala Lumpur Declaration on Cities 2030. Forum yang bertajuk “Cities 2030, Cities for All: Implementing the New Urban Agenda” ini bertujuan mengimplementasikan New Urban Agenda dan SDGs pada target ke-11 dengan Deklarasi “Cities 2030” dan “Cities for All”. Target deklarasi ini adalah mencapai kota dan pemukiman yang lebih baik dari berbagai aspek, antara lain perencanaan, perancangan, pengelolaan serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan.

Pembangunan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan kota masa depan secara signifikan meningkatkan volume proyek infrastruktur baik di tingkat lokal, nasional, regional, dan internasional, dan membuka peluang pasar kerja global. Kota masa depan dirancang sebagai kota yang ‘pintar’ (smart), ‘hijau’ (ecological), dan berkelanjutan (sustainable). Rekayasa infrastruktur kota masa depan yang pintar dan ekologis sangat dibutuhkan, terutama pada era Revolusi Industri 5.0 atau Society 5.0 saat ini, khususnya dalam desain dan perencanaan kota, bandara, pelabuhan, jalan dan jalan tol, fasilitas publik, pengolahan limbah, penataan kawasan industri, serta prasarana public seperti rumah sakit, mall, kawasan pemukiman, resort, dsb. Kota masa depan yang pintar haruslah ekologis. Infrastruktur perkotaan yang ekologis menjadi salah satu aspek utama bagi kota masa depan.

Untuk menjawab tantangan dan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan pada tahun 2030 dan menghadapi era dan ekologis sangat dibutuhkan, terutama pada era Revolusi, Universitas Katolik Soegijapranata menyelenggarakan Program Studi Rekayasa Infrastruktur dan Lingkungan, yaitu melakukan rekayasa infrastruktur yang berwawasan lingkungan, khusunya untuk kota masa depan yang pintar dan ekologis. Program Studi Rekayasa Infrastruktur dan Lingkungan memperoleh ijin operasional dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, berdasarkan SK Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi No. 979/KPT/I/2018, tanggal 8 November 2018.

 


VISI, MISI, TUJUAN

Visi

Menjadi komunitas akademik yang unggul dan mampu mengelola interaksi dalam bidang rekayasa infrastruktur, perkotaan, dan lingkungan, serta mengaplikasikannya dengan berlandaskan nilai-nilai Kristiani, cinta kasih, kejujuran, dan keadilan, untuk menjawab tantangan masa depan

Misi

  1. Menyelenggarakan pendidikan rekayasa infrastruktur, perkotaan, dan lingkungan yang berkualitas secara akademik didukung pengembangan kepribadian yang utuh, etis, dan potensi kepemimpinan.
  2. Melakukan penelitian untuk pengembangan ilmu dan teknologi tentang bagaimana berbagai persoalan rekayasa infrastruktur, perkotaan, dan lingkungan dibentuk oleh interaksi antara manusia, kota, lingkungan dan sistem informasi yang bisa bertanggungjawab secara akademis dan etis
  3. Melakukan pengabdian kepada masyarakat sebagai penerapan ilmu di bidang rekayasa infrastruktur, perkotaan, dan lingkungan, serta teknologi, sistem informasi, dan etika yang telah dikembangkan dalam penelitian demi kesejahteraan manusia.
  4. Memberikan perhatian dan mencari pemecahan-pemecahan terhadap berbagai masalah di bidang rekayasa infrastruktur, perkotaan, dan lingkungan.
  5. Mengembangkan jaringan kerja sama dengan berbagai institusi pendidikan dan penelitian lokal, nasional dan internasional untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian di bidang rekayasa infrastruktur, perkotaan, dan lingkungan

Tujuan

  1. Menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan akademik, kompetensi, interdisiplin dan etis di bidang rekayasa infrastruktur, perkotaan, dan lingkungan
  2. Menghasilkan lulusan yang kritis dan etis terhadap masalah di bidang rekayasa infrastruktur, perkotaan, dan lingkungan di masyarakat
  3. Menghasilkan lulusan yang mampu memperkuat atau bahkan membuka jaringan kerja sama institusi maupun pribadi mahasiswa agar di kemudian hari terjadi perbaikan kualitas Tri Dharma Perguruan Tinggi di bidang rekayasa infrastruktur, perkotaan, dan lingkungan