English Bahasa Indonesia

Kurikulum

Kurikulum Program Studi Rekayasa Infrastruktur dan Lingkungan Universitas Katolik Soegijapranata berlandaskan pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti) yang ditetapkan oleh Permenristekdikti No. 44 Tahun 2015 Jo Permenristekdikti No. 50 tahun 2019, ABET 2018, ASCE Body of Knowledge 2008, NSPE Professional Engineering Body of Knowledge 2013, AICP’S Core Competencies 2017, ABCEP Body of Knowledge 2017, KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia).

Untuk metode pembelajaran, Program Studi Rekayasa Infrastruktur dan Lingkungan Universitas Katolik Soegijapranata menerapkan metode hybrid-learning yang didukung oleh sistem pembelajaran berbasis Teknologi Informasi (Cyber Learning, MOOC, dll). Beberapa metode pembelajaran yang diterapkan a.l. Small Group Discussion, Discovery Learning, Collaborative Learning, Self-Directed Learning, Problem Based Learning, Project Based Learning. Penerapan dan pengembangan ilmu dilakukan melalui kegiatan praktikum, kerja praktek/magang, Kuliah Kerja Lapangan, KKN/KKU/KAPTI, penelitian, diskusi, seminar, dan Tugas Akhir.

Beban belajar pada Program Studi Rekayasa Infrastruktur dan Lingkungan Universitas Katolik Soegijapranata, adalah sebesar 144 SKS yang bisa ditempuh selama 3,5 hingga 4 tahun. Pada semester 6, mahasiswa sudah memilih topik 1 di antara 3 Kajian yang nantinya akan menjadi dasar penyusunan Tugas Akhir, yaitu: (1) Kajian Rekayasa Sipil; (2) Kajian Pembangunan Perkotaan, dan (3) Kajian Teknologi, Energi, dan Lingkungan.

Adapun untuk Capaian Pembelajaran dan Struktur Mata Kuliah dapat dilihat disini