English Bahasa Indonesia

Kenali Organisasi Mahasiswa melalui Program Magang

image

Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni (BEM FBS) Unika Soegijapranata periode 2019/2020 memiliki berbagai program kerja, salah satunya adalah program magang. Program ini dapat diikuti oleh para mahasiswa FBS Unika Soegijapranata.

Jovita Widyahandari mengatakan bahwa program magang ini merupakan wadah bagi para peserta magang untuk belajar dan memiliki pengetahuan mengenai kinerja organisasi mahasiswa. Adapun beberapa divisi yang tersedia dalam program magang ini seperti: sekretaris, bendahara, akademik, unit kegiatan mahasiswa, sumber daya mahasiswa, ekonomi kreatif, proyek FLA, dan hubungan antar fakultas.

“Dalam program magang ini, setiap bulan diadakan rolling divisi, mereka pun membantu BEM FBS untuk menjalankan berbagai program kerja yang ada”, lanjut Jovita.

Salah satu peserta program magang ini, Evelyna Nissi Adjikusuma, menyampaikan alasannya dalam mengikuti magang yang diadakan oleh BEM FBS Unika Soegijapranata. “Karena aku memang mau gabung jadi anggota BEM. BEM magang ini memang seperti kesempatan untuk belajar dan merasakan lebih dulu, bagaimana sih BEM, jadi bisa lebih yakin lagi. Selain itu, aku juga ingin bisa lebih aktif lagi di FBS, apalagi masih di semester awal yang belum terlalu berat materinya jadi bisa aktif di berbagai acara FBS”, ucapnya.

Selama mengikuti program magang BEM FBS Unika Soegijapranata, Evelyna Nissi Adjikusuma pernah berada dalam divisi akademik, bendahara, sekretaris, dan sumber daya mahasiswa.

“Aku senang banget bisa ikut program magang ini, tidak menyesal sama sekali. Awalnya aku agak takut untuk ikut magang ini, tapi ternyata aku dibimbing sekali di sini. Memang betul organisasi itu tempat kita belajar mengungkapkan pendapat. Ada banyak pendapat yang lain juga, jadi aku belajar rendah hati ketika memang kehendak kita belum tersampaikan”, jelas Evelyna.

Jovita Widyahandari sangat mengapresiasi keterlibatan para peserta program magang ini. “Terima kasih atas kinerja yang sudah kalian tunjukkan, tetaplah rendah hati dan jika menerima saran jangan ditelan mentah – mentah, tapi ditelaah dulu dan dipikirkan apakah saran tersebut sesuai atau tidak. Semoga program ini bisa menjadi bekal bagi adik – adik nantinya entah di organisasi mahasiswa atau di dunia kerja”, pungkasnya.